1215125736
TP NonReg 2012
PENELITIAN META ANALISIS
A.
PENGERTIAN
Istilah meta analisis
jika diartikan adalah 'analisis atas analisis'.
Meta analisis adalah pendekatan kuantitatif untuk meninjau literatur
penelitian dan teknik menggabungkan sejumlah studi yang biasanya dilakukan oleh
sejumlah peneliti berbeda dalam berbagai konteks untuk mengukur efek pendekatan
pada hasil yang diberikan dengan memperbanyak data tersebut dan meningkatkan
ukuran sampel sehingga diperoleh hasil penelitian secara umum.
Meta analisis
juga digunakan untuk merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif
dengan cara mencari nilai efek size. Efek size dicari dengan cara mencari
selisih rata-rata kelas eksperimen dengan rata-rata kelas kontrol, kemudian
dibagi dengan standar deviasi kelas control. Effect size adalah perbedaan
kejadian efek antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam meta analisis
dan hasilnya merupakan gabungan effect size masing-masing studi yang dilakukan
dengan teknik statistika tertentu. Karena pada umumnya pembuat meta analisis
tidak memiliki data dasar penelitian, maka effect size yang digabungkan dalam meta
analisis sama dengan yang dilaporkan dalam artikel yang digabungkan. Dalam
penggabungan ini diperlukan teknik statistika tertentu. Penelitian meta
analisis dapat memberi hasil akhir berupa data nominal, numerik, atau ordinal.
Melalui definisi
yang telah disebutkan diatas, Meta analisis telah menjadi strategi penelitian
yang penting karena memungkinkan peneliti untuk menggabungkan hasil dari banyak
potongan penelitian untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, memungkinkan
kita untuk membandingkan atau menggabungkan hasil di satu set penelitian serupa
sehingga meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam hasil penelitian, karena hasil
dari penelitian meta analisis tersebut adalah gabungan dari beberapa penelitian
dan diteliti kembali yang menghasilkan hasil penelitian yang lebih akurat.
Namun,
penelitian meta analisis ini bergantung pada semua informasi yang relevan yang
tersedia untuk masing-masing penelitian. Jika beberapa faktor penting seperti
ukuran sampel dan metodologinya hilang maka perbandingan penelitian tersebut hasilnya
tidak layak.
B.
TUJUAN
Ada empat tujuan
utama dari percobaan meta analisis, yaitu:
1.
Untuk meningkatkan ukuran sampel dari penelitian
sebelumnya sehingga menunjukkan statistik secara signifikan.
2.
Untuk menyelesaikan ketidakpastian hasil laporan
suatu penelitian.
3.
Untuk meningkatkan perkiraan ukuran efek.
4.
Untuk menjawab pertanyaan yang tidak diajukan
pada penelitian sebelumnya.
Sedangkan dalam
penelitian klinis, meta analisis memiliki tujuan diantaranya :
1.
Untuk memperoleh estimasi effect size, yaitu
kekuatan hubungan ataupun besarnya perbedaan antar variabel
2.
Melakukan inferensi dari data dalam sampel ke
populasi, baik dengan uji hipotesis maupun interval kepercayaan.
3.
Melakukan kontrol terhadap variabel yang
potensial bersifat sebagai perancu agar tidak mengganggu kemaknaan statistik
dari hubungan atau perbedaan.
C.
JENIS
Meta analisis
memiliki beberapa jenis penelitian, diantaranya adalah :
1.
Penelitian Eksperimental
Penelitian ini adalah penelitian yang paling
meyakinkan. Karena peneliti yang sebenarnya memberikan perlakuan yang berbeda
pada studi efek mereka, hasil dari penelitian jenis ini cenderung mengarah pada
menerima ataupun menolak interpretasi secara jelas.
2.
Penelitian Korelasional
Penelitian korelasi atau korelasional adalah suatu
penelitian untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel
atau lebih tanpa ada upaya untuk mempengaruhi variabel tersebut sehingga tidak
terdapat manipulasi variable.
3.
Penelitian Penyebab-Perbandingan
Penelitian ini untuk menentukan penyebab atau
konsekuensi dari perbedaan antara kelompok-kelompok orang,biasa pula disebut
dengan studi pencarian kausal-komparatif. Interpretasi dari penelitian
kausal-komparatif terbatas, karena itu peneliti tidak bisa mengatakan
kesimpulan, apakah faktor tertentu merupakan penyebab atau akibat dari perilaku
siswa.
4.
Penelitian Survei
salah satu jenis penelitian kuantitatif yang paling
umum digunakan. penelitian survei merupakan cara untuk mengumpulkan informasi
dengan menggunakan isntrumen penelitian (pedoman wawancara atau angket) yang
diajukan kepada responden yang bertujuan untuk meneliti karakteristik atau
sebab akibat antar variabel tanpa adanya campur tangan peneliti.
5.
Penelitian Etnografi
Penelitian etnografi adalah penelitian yang
menafsirkan atau menguraikan suatu budaya atau sistem kelompok social.
Etnografi juga merupakan studi yang sangat mendalam tentang perilaku yang
terjadi secara alami di sebuah budaya atau sebuah kelompok sosial tertentu
untuk memahami sebuah budaya tertentu dari sisi pandang pelakunya. Para ahli
menyebutnya sebagai penelitian lapangan, karena memang dilaksanakan di lapangan dalam latar alami.
Peneliti mengamati perilaku seseorang atau kelompok sebagaimana apa adanya.
Peneliti meneliti ciri khas dan kebiasaan yang terjadi dalam lingkungan
masyarakat. Penekanan dalam jenis penelitian ini adalah mendokumentasikan atau
menggambarkan pengalaman sehari-hari individu dengan mengamati dan mewawancarai
mereka.
6.
Penelitian Sejarah
Penelitian sejarah adalah proses mengkaji secara
sistematis suatu peristiwa masa lalu dalam rangka mendapatkan pengetahuan dan
pemahaman baru yang lebih mendalam serta makna dari peristiwa yang di teliti.
Penelitian sejarah yang baik biasanya berupaya membandingkan hasil penelitian
tentang masa lalu dengan keadaan masa kini dan bahkan dapat pula digunakan
untuk meramalkan keadaan masa yang akan datang.
7.
Penelitian Tindakan
Penelitian tindakan adalah penelitian yang
berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau
pemecahan masalah pada suatu kelompok subyek yang diteliti dan mengamati
tingkat keberhasilan atau akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan
lanjutan yang bersifat penyempurnaan tindakan atau penyesuaian dengan kondisi
dan situasi sehingga diperoleh hasil yang lebih baik. Tindakan ini di kalangan
pendidikan dapat diterapkan pada sebuah kelas sehingga sering disebut Penelitian
Tindakan Kelas, atau bila yang melakukan tindakan adalah kepala sekolah atau
pimpinan lain maka tetap saja disebut penelitian tindakan.
D.
METODOLOGI
1.
Kriteria pemilihan (kriteria inklusi dan
eksklusi) untuk artikel penelitian yang akan disertakan dalam meta-analisis.
Tentukan apakah akan disertakan hasil penelitian yang tidak dipublikasi,
bagaimana cara menemukan hasil penelitian yang tidak dipublikasi tersebut.
2.
Metode untuk menemukan atau menelusur
penelitian, dan siapa yang akan melakukan penelusuran pustaka.
3.
Kriteria yang jelas untuk penilaian kualitas
artikel penelitian yang mencakup aspek desain, pelaksanaan, serta analisis
4.
Klasifikasi dan kodifikasi unit penelitian untuk
digabungkan
5.
Abstraksi kuantitatif hasil masing-masing
penelitian
6.
Rencana penggunaan model statistika yang sesuai
untuk penggabungan hasil
7.
Rencana interpretasi hasil
8.
Rencana pelaporan hasil
Terdapat pula
metode yang paling terpenting dalam meta analisis yaitu Mediator Assessment
Methods, yang berfungsi untuk meng-address hubungan struktural, menganalisa
apakah korelasi matriks dari populasi umum mendasari sebuah himpunan dari hasil
empiris yang didapatkan. Ada dua
alternatif pendekatan untuk mempelajari mediator effect, yaitu: Mengkombinasi
dan menganalisa korelasi pengembangan meta-analysis Studi koefisien secara
langsung dari kepentingan sebagai effect size.
Referensi bacaan
:
Richardson,
K.M., & Rothstein, H.R. (2008). The
effects of occupational stress management intervention programs: A
meta-analysis. Journal of Occupational Health Psychology.
Anwar, Ruswana. (2005).
Skripsi Kedokteran: subbagian fertilitas
dan endokrinologi reproduksi bagian obstetric dan ginekologi fakultas
kedokteran UNPAD.Bandung: Universitas Padjajaran
Hunter,J.E,&
Schmidt,F.L.(1990) Methods of
Meta-Analysis,London:SagePublication
Gene V. (1976). Primary, Secondary, and Meta-Analysis of
Research Author(s). America: American Educational Research Association
Glass, G. V.,
McGaw, B., & Smith, M. L. Meta-analysis
in Social Research. Sage: Beverly Hills, CA, 1981.
Hedges, L. V.,
and Olkin, I. Statistical Methods for
Meta-Analysis. Academic Press: Orlando, FL, 1985.
No comments:
Post a Comment