Thursday, 9 April 2015

PENELITIAN META ANALISIS

Lina Marselya
1215125736
TP NonReg 2012


PENELITIAN META ANALISIS

A.      PENGERTIAN
Istilah meta analisis jika diartikan adalah 'analisis atas analisis'.  Meta analisis adalah pendekatan kuantitatif untuk meninjau literatur penelitian dan teknik menggabungkan sejumlah studi yang biasanya dilakukan oleh sejumlah peneliti berbeda dalam berbagai konteks untuk mengukur efek pendekatan pada hasil yang diberikan dengan memperbanyak data tersebut dan meningkatkan ukuran sampel sehingga diperoleh hasil penelitian secara umum.
Meta analisis juga digunakan untuk merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif dengan cara mencari nilai efek size. Efek size dicari dengan cara mencari selisih rata-rata kelas eksperimen dengan rata-rata kelas kontrol, kemudian dibagi dengan standar deviasi kelas control. Effect size adalah perbedaan kejadian efek antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam meta analisis dan hasilnya merupakan gabungan effect size masing-masing studi yang dilakukan dengan teknik statistika tertentu. Karena pada umumnya pembuat meta analisis tidak memiliki data dasar penelitian, maka effect size yang digabungkan dalam meta analisis sama dengan yang dilaporkan dalam artikel yang digabungkan. Dalam penggabungan ini diperlukan teknik statistika tertentu. Penelitian meta analisis dapat memberi hasil akhir berupa data nominal, numerik, atau ordinal.
Melalui definisi yang telah disebutkan diatas, Meta analisis telah menjadi strategi penelitian yang penting karena memungkinkan peneliti untuk menggabungkan hasil dari banyak potongan penelitian untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, memungkinkan kita untuk membandingkan atau menggabungkan hasil di satu set penelitian serupa sehingga meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam hasil penelitian, karena hasil dari penelitian meta analisis tersebut adalah gabungan dari beberapa penelitian dan diteliti kembali yang menghasilkan hasil penelitian yang lebih akurat.  
Namun, penelitian meta analisis ini bergantung pada semua informasi yang relevan yang tersedia untuk masing-masing penelitian. Jika beberapa faktor penting seperti ukuran sampel dan metodologinya hilang maka perbandingan penelitian tersebut hasilnya tidak layak.


B.      TUJUAN
Ada empat tujuan utama dari percobaan meta analisis, yaitu:
1.       Untuk meningkatkan ukuran sampel dari penelitian sebelumnya sehingga menunjukkan statistik secara signifikan.
2.       Untuk menyelesaikan ketidakpastian hasil laporan suatu penelitian.
3.       Untuk meningkatkan perkiraan ukuran efek.
4.       Untuk menjawab pertanyaan yang tidak diajukan pada penelitian sebelumnya.

Sedangkan dalam penelitian klinis, meta analisis memiliki tujuan diantaranya :
1.       Untuk memperoleh estimasi effect size, yaitu kekuatan hubungan ataupun besarnya perbedaan antar variabel
2.       Melakukan inferensi dari data dalam sampel ke populasi, baik dengan uji hipotesis maupun interval kepercayaan.
3.       Melakukan kontrol terhadap variabel yang potensial bersifat sebagai perancu agar tidak mengganggu kemaknaan statistik dari hubungan atau perbedaan.


C.      JENIS
Meta analisis memiliki beberapa jenis penelitian, diantaranya adalah :

1.       Penelitian Eksperimental
Penelitian ini adalah penelitian yang paling meyakinkan. Karena peneliti yang sebenarnya memberikan perlakuan yang berbeda pada studi efek mereka, hasil dari penelitian jenis ini cenderung mengarah pada menerima ataupun menolak interpretasi secara jelas.

2.       Penelitian Korelasional
Penelitian korelasi atau korelasional adalah suatu penelitian untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa ada upaya untuk mempengaruhi variabel tersebut sehingga tidak terdapat manipulasi variable. 

3.       Penelitian Penyebab-Perbandingan
Penelitian ini untuk menentukan penyebab atau konsekuensi dari perbedaan antara kelompok-kelompok orang,biasa pula disebut dengan studi pencarian kausal-komparatif. Interpretasi dari penelitian kausal-komparatif terbatas, karena itu peneliti tidak bisa mengatakan kesimpulan, apakah faktor tertentu merupakan penyebab atau akibat dari perilaku siswa.

4.       Penelitian Survei
salah satu jenis penelitian kuantitatif yang paling umum digunakan. penelitian survei merupakan cara untuk mengumpulkan informasi dengan menggunakan isntrumen penelitian (pedoman wawancara atau angket) yang diajukan kepada responden yang bertujuan untuk meneliti karakteristik atau sebab akibat antar variabel tanpa adanya campur tangan peneliti.

5.       Penelitian Etnografi
Penelitian etnografi adalah penelitian yang menafsirkan atau menguraikan suatu budaya atau sistem kelompok social. Etnografi juga merupakan studi yang sangat mendalam tentang perilaku yang terjadi secara alami di sebuah budaya atau sebuah kelompok sosial tertentu untuk memahami sebuah budaya tertentu dari sisi pandang pelakunya. Para ahli menyebutnya sebagai penelitian lapangan, karena memang  dilaksanakan di lapangan dalam latar alami. Peneliti mengamati perilaku seseorang atau kelompok sebagaimana apa adanya. Peneliti meneliti ciri khas dan kebiasaan yang terjadi dalam lingkungan masyarakat. Penekanan dalam jenis penelitian ini adalah mendokumentasikan atau menggambarkan pengalaman sehari-hari individu dengan mengamati dan mewawancarai mereka.

6.       Penelitian Sejarah
Penelitian sejarah adalah proses mengkaji secara sistematis suatu peristiwa masa lalu dalam rangka mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru yang lebih mendalam serta makna dari peristiwa yang di teliti. Penelitian sejarah yang baik biasanya berupaya membandingkan hasil penelitian tentang masa lalu dengan keadaan masa kini dan bahkan dapat pula digunakan untuk meramalkan keadaan masa yang akan datang.

7.       Penelitian Tindakan
Penelitian tindakan adalah penelitian yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada suatu kelompok subyek yang diteliti dan mengamati tingkat keberhasilan atau akibat tindakannya, untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan yang bersifat penyempurnaan tindakan atau penyesuaian dengan kondisi dan situasi sehingga diperoleh hasil yang lebih baik. Tindakan ini di kalangan pendidikan dapat diterapkan pada sebuah kelas sehingga sering disebut Penelitian Tindakan Kelas, atau bila yang melakukan tindakan adalah kepala sekolah atau pimpinan lain maka tetap saja disebut penelitian tindakan.


D.      METODOLOGI
1.       Kriteria pemilihan (kriteria inklusi dan eksklusi) untuk artikel penelitian yang akan disertakan dalam meta-analisis. Tentukan apakah akan disertakan hasil penelitian yang tidak dipublikasi, bagaimana cara menemukan hasil penelitian yang tidak dipublikasi tersebut.
2.       Metode untuk menemukan atau menelusur penelitian, dan siapa yang akan melakukan penelusuran pustaka.
3.       Kriteria yang jelas untuk penilaian kualitas artikel penelitian yang mencakup aspek desain, pelaksanaan, serta analisis
4.       Klasifikasi dan kodifikasi unit penelitian untuk digabungkan
5.       Abstraksi kuantitatif hasil masing-masing penelitian
6.       Rencana penggunaan model statistika yang sesuai untuk penggabungan hasil
7.       Rencana interpretasi hasil
8.       Rencana pelaporan hasil

Terdapat pula metode yang paling terpenting dalam meta analisis yaitu Mediator Assessment Methods, yang berfungsi untuk meng-address hubungan struktural, menganalisa apakah korelasi matriks dari populasi umum mendasari sebuah himpunan dari hasil empiris yang didapatkan.  Ada dua alternatif pendekatan untuk mempelajari mediator effect, yaitu: Mengkombinasi dan menganalisa korelasi pengembangan meta-analysis Studi koefisien secara langsung dari kepentingan sebagai effect size.








Referensi bacaan :

Richardson, K.M., & Rothstein, H.R. (2008). The effects of occupational stress management intervention programs: A meta-analysis. Journal of Occupational Health Psychology.

Anwar, Ruswana. (2005). Skripsi Kedokteran: subbagian fertilitas dan endokrinologi reproduksi bagian obstetric dan ginekologi fakultas kedokteran UNPAD.Bandung: Universitas Padjajaran

Hunter,J.E,& Schmidt,F.L.(1990) Methods of Meta-Analysis,London:SagePublication
Gene V. (1976). Primary, Secondary, and Meta-Analysis of Research Author(s). America: American Educational Research Association

Glass, G. V., McGaw, B., & Smith, M. L. Meta-analysis in Social Research. Sage: Beverly Hills, CA, 1981.

Hedges, L. V., and Olkin, I. Statistical Methods for Meta-Analysis. Academic Press: Orlando, FL, 1985.